Ini Alasan eFootball Menjadi Game Terburuk 2021

Dirilis pada tanggal 30 September 2021, game sepak bola eFootball yang tersedia Free to Play alias gratis ini memberi kabar baik bagi para penggemarnya karena menyediakan bentuk digital yang bisa dimainkan semua platform, seperti PC, XBOX X, XBOX Sries X/S, Playstation 4, Playstation 5, iOS, dan Android.

Hadirnya game yang dulu bernama Pro Evolution Soccer (PES) buatan Konami ini merupakan era baru game sepak bola, yaitu sepak bola virtual. Untuk menandai era baru ini, mereka memutuskan untuk berpisah dengan merek PES tercinta dan menamainya eFootball. Namun, baru saja dirilis, eFootball sudah banjir kritikan dan komentar negatif dari para penikmat game.

Kritik dan Komentar Pedas Para Gamers

Lalu, apa saja kritikan dan komentar pedas lain dari kalangan gamers yang mengatakan bahwa eFootball merupakan game sepak bola terburuk sepanjang masa? Yuk, simak artikel ini!

1.Komentar Positif Hanya Sedikit

Dalam berbagai ulasan, para gamers menyebut permainan tersebut adalah sebuah lelucon. Game eFootball dianggap sebagai game terburuk sepanjang karena hanya mendapat 8 persen ulasan positif versi STEAM250.

2. Grafis yang Buruk

Kekurangan lain eFootball juga terletak pada detail grafis yang mengecewakan. Game eFootball ini dibnuat degan mesin baru yang populer yaitu Unreal Engine Epic. Hal ini tentu sangat berbeda dari seri sebelumnya yang menggunakan mesin Fox Engine. 

Sayangnya, perubahan mesin ini ternyata membawa dampak buruk bagi Konami. Penggunaan Unreal Engine Epic menimbulkan banyak masalah serius, mulai dari tampilan karakter setiap pemain yang buruk, AI yang buruk, grafis yang tidak bagus, dan masih banyak keanehan lainnya.

3. Gameplay Lambat dan Berat

Hujatan lain juga berasal dari gameplay yang lambat dan berat. Bahkan, ada yang menyebut bola di eFootball memiliki berat 300 kilogram, karena untuk mengumpan sangat berat. Salah seorang pemain menyebutkan bahwa permainan ini terasa seperti 300kg + setiap sentuhan pertama pemain sama dengan Lukaku.

Dampak Buruk Game eFootball 

Dari semua masalah tersebut, dengan cepat game eFootball menjadi game dengan review terburuk di Steam. eFootball mendapat ulasan sebanyak kurang lebih 13.500, dan berhasil mengalahkan judul game terburuk lainnya seperti Umbrella Corps dan Flatout 3: Chaos & Destructio, yang juga menjadi game dengan review terburuk di Steam.

Karena kejadian ini, Konami akhirnya mengeluarkan permintaan maaf kepada seluruh pemain. Semua hal yang tadinya membuat PES atau eFootball dicintai kini semua itu menjadi buruk. Bahkan, banyak pemain yang mengatakan bahwa mereka tidak ingin repot-repot bermain game eFootball meski pun game ini gratis. 

Sebagai game paling buruk di 2021, apakah kamu setuju dengan hal ini? Atau kamu masih berharap bahwa Konami akan langsung memperbaiki gamenya? Kita lihat saja nanti.

Leave a Comment